D-I-E-T


Belum lama ini, seorang teman bilang: “Aku udah lama nggak makan nasi”. Oiya, ybs tinggal di Indonesia. Teman saya yang lain, orang Indonesia dan tinggal di luar negeri – melakukan hal yang sama. Meninggalkan nasi dan mulai secara teratur mengkonsumsi oats. Menurut kedua orang ini setelah mengganti nasi dengan oats/meniadakan nasi sama sekali – tubuh menjadi langsing.

Tahun lalu, seorang teman dari Chile mengatakan betapa jahatnya oats, wheat, dan biji-bijian lain, yang ada dalam diet orang ‘Barat’. Gastrik, kebotakan, jantung adalah sedikit contoh kerugian karena menkonsumsi oats, wheat dan biji-bijian lain. Menurut teman saya ini, justru – nasi lah sumber karbohidrat yang paling baik.

Kenalan saya, sepasang suami isteri yang berusia di awal 80an, menderita penyakit lambung akut. Saya membantu mengatasi penyakit mereka dengan mencari dari internet, diet apa yang paling baik untuk mereka yang menderita gangguan lambung. Untuk masalah karbohidrat, yang paling baik adalah… ya, nasi. Nasi adalah karbohidrat paling aman untuk dikonsumsi.

Sementara, diet paling baik secara general menurut ahli gizi adalah diet orang Mediteranian. Tau nggak, rahasianya apa? Keseimbangan. Orang dari daerah Mediteranian mengkonsumsi semua jenis makanan dalam kondisi yang imbang sesuai kebutuhan tubuh. Orang ‘barat’, misalnya, bertumpu pada makanan utama yang monoton: roti, pasta, kentang. Orang Indonesia: nasi doang.

Jadi, kalau menurut saya sih – apa saja yang terlalu banyak pasti merugikan tubuh. Bahkan, buah sekalipun – kalau dimakan terlalu banyak tidak akan baik untuk tubuh. Sepertinya sih.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s