Belajar bersama


Hampir setiap hari, saya dan Gita belajar bersama. Tepatnya dari jam 3.30 sore sampai jam 5 sore. Kadang kami belajar bersama online. Dia di rumah, saya di kantor atau di perpustakaan. Karena kami menggunakan fasilitas skype, Gita akan mengetik pertanyaan (kalau dia bingung ngerjain soalnya). Jadi, kalau belajar bersama online, saya aman sentosa. Karena kami belajar bersama, tapi hening.

Yang repot, kalau belajar bersama di rumah. Gita kalau belajar nggak pernah bisa hening. Kalau nggak nyanyi, atau bersenandung, atau ngobrol dengan soal. Seperti ini contohnya:

“6 x 8 is…..” (berpikir, lalu ….) “Hey book, how many is 6 x 8?” (diam) “Oh, you don’t know? So I have to sort it out myself. Thank you very much!”

Atau …

(bernyanyi) “Somebody tooo hu hu hu hu love” lalu bicara pada bukunya “No, I don’t love you, you know. I will, if you tell me the answer.”

Saya pernah tanya “Kenapa sih? Nggak bisa ya, belajarnya sambil diem? Berisik kan.”
Dan jawabannya “Nope. I feel sleepy when do or say nothing. Talking to my self helps me to think better

Get real😦

3 thoughts on “Belajar bersama

  1. Aku pernah baca artikel tentang fakta bahwa orang pintar itu lebih banyak ngomong sama diri sendiri ketika mengerjakan sesuatu. Lupa baca dimana tapi kalau aku amati lagi, memang ada benarnya juga.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s