T-A-H-U


Saya penggemar tahu kelas wahid. Kalau saya jadi gubernur, saya pasti mengusulkan tahu jadi makanan pokok yang harus dimakan tiap hari (Nggak mau kalah sama walikota Depok – Jawa Barat, yang melarang makan nasi tiap hari).

Tahu sutra kukus, itu enak banget buat cemilan. Caranya gampang. Tahu sutra dalam jumlah banyak dikukus. Lalu kalau sudah matang, biarkan dingin. Setelah dingin, pindahkan ke dalam wadah bersih dan simpan di lemari es. Kalau pingin ngemil, tinggal diambil satu-satu. Enakkkkkk banget.

Kemarin, saya ngundang seorang teman dekat makan malam. Menunya nasi dan stir fry tofu. Saya pakai tahu yang keras (bukan tahu sutra). Tahunya saya potong, terus saya taruh di atas kertas tissue. Maksudnya, supaya air terserap semua sama tissue. Bahkan, si tahu sampai saya tekan-tekan, supaya benar-benar kering. Kalau udah, tahunya saya rendam (marinate) ke dalam campuran air, saus hoisin, dan minyak wijen. Karena si tahu kekerigan air setelah airnya diserap tissue, si tahu akan menyerap saus rendaman. Biarin aja semalaman.

Kalau udah siap dimasak, tinggal ditiriskan (bukan dikeringkan). Potong-potong bumbu: bawang putih, jahe, bawang bombay. Siapkan asparagus yang muda-muda, potong jadi dua. Siapkan jamur shiitake, potong-potong juga. Kecap manis, teriyaki, dan gula merah plus garam. Tumis para bumbu, masukan asparagus dan jamur, lalu masukan tahu beserta semua saus. Beri sedikit air dan kentalkan dengan tepung jagung. Taburi dengan wijen hitam dan putih.

Surga. Tahu. Surga.

4 thoughts on “T-A-H-U

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s