Maths is fun, is a myth


Saya selalu bilang pada Gita, “Math is fun, not hard. Numbers, they are magic”, untuk meyakinkan kalau matematika itu menyenangkan dan tidak susah.

Tapi, setiap kali menemani Gita belajar matematika di rumah, saya selalu kehabisan kesabaran dalam tempo secepat-cepatnya. Paling lama, saya bisa bertahan menggunakan suara yang menyenangkan itu 10 menit. Sesudah 10 menit, marah. Kesal. Membentak. Kehabisan kesabaran. **keluh**

Sampai, suatu hari Gita bermimpi. Anak ini tipe yang kalau memikirkan sesuatu benar-benar, yang lalu ketika tidur mimpi sambil bernyanyi, menangis, tertawa, atau berbicara. Hari itu, Gita bicara sambil tidur:”I hate math” – lalu menangis.
**keluh**

Saya menyesal sekali.

Tiga atau empat hari yang lalu, saya menemani dia belajar. Setiap saya mau tidak sabar, saya ingat waktu Gita nangis. Dan selama 30 menit saya berhasil tetap menggunakan suara yang ‘menyenangkan’. Efek anehnya adalah: Gita mau lagi dan lagi ngerjain soal. Dia sendiri yang mau. Dan setiap kali dia mengerjakan dengan benar, mukanya ‘sumringah’, it was twinkling. Saya yang akhirnya meminta dia untuk berhenti mengerjakan matematika, karena kalau tidak disetop Gita tidak mau berhenti.

Ketika mengantar dia ke tempat tidur, kami ngobrol. Saya tanya: “Which one do you prefer, my angry voice or my normal voice – when I teach you math?” – jawabannya Gita: “Your normal voice” and she giggled.

Saya bertanya “I was bad, wasn’t I?” – she giggled and said: “Yes”. **keluh**

Saya tanya lagi: “How bad was I?” – and she started to mimic my angry voice. I asked her, “That bad?????” and she said, “Hmmmm to be honest? It was worse.”

**saya hanya bisa diam**

Tiba-tiba Gita bilang begini: “I think I like maths now” dan
saya tanya, “Wasn’t you?” ***halah, pake tanya***
Komentar anak itu adalah: “Yes. And I thought you lied”
Saya: “Hah? What did I lie to you?”
Gita: “You told me maths is fun and easy. How could you say that, when every time you taught me – you were angry? Even you were not happy with maths. If you like Maths and think Maths is fun, you will not get upset that easy teaching me maths. See? You lied.”
Saya: **merasa ditampar**
Gita: **memeluk saya** “But now, I trust you. It’s fun. I like it. You showed me that maths is easy and fun.”

Ingat puisinya Dorothy Law Nolte, Children Learn What They Live? “If a child lived with fear, she learnt to be apprehensive.” (and ‘maths is fun’ remains a myth).

One thought on “Maths is fun, is a myth

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s