Kuman


Saya pikir, saya belakangan ini marah besar, sehingga lupa untuk menggunakan akal.

Hmmm

Ini tentang kemarahan (yang lalu). Tentang Lady Ga Ga. Tentang rok mini di DPR. Tentang pelemparan kotoran pada Jemaah HKBP. Tentang Irshad Manji.

Mungkin karena saya minoritas, dan belakangan, saya merasa makin dipepet, ditekan, tidak dibiarkan merdeka. Padahal, saya kan manusia bebas. Tuhan memberi saya nyawa. Orang tua saya memberi pendidikan yang baik. Dan keberadaan saya mejadi ‘pokoknya salah’ hanya karena saya terlahir di negara mayoritas sebagai minoritas?

Sampai, saya membaca artikel tentang salah satu pengajar ketika saya mengambil S2, Bapak Nasaruddin Umar. Dan saya pun ‘bangun’.

Kuliah si bapak ini yang membuat saya percaya, bahwa semua agama pada dasarnya baik, menenangkan, dan penuh cinta kasih. Sayangnya, agama tidak tumbuh di lingkungan yang imun kuman.

Apa yang terjadi di Indonesia, saya pikir-pikir, akarnya bukan dari agama. Itu hanya kerjaan segelitir orang yang serakah dan tidak cukup percaya diri. Serakah uang. Serakah kekuasaan. Lalu mulai bermain politik kotor, dan mengatasnamakan Tuhan untuk menindas yang lemah dan membodohi yang tidak tau (dan tidak punya cukup akses pada pengetahuan).

Alih-alih marah, saya jatuh kasihan dan prihatin. Jatuh kasihan pada Tuhan karena selalu dijadikan alasan. Jatuh kasihan pada mereka yang digiring dari tidak tahu jadi tidak mau tahu. Jatuh kasihan pada mereka yang tadinya tidak tahu jadi sok tahu.

Negara ini sedang sakit. Penuh kuman dan jadi lumpuh. Semoga daya tahan negara ini mampu melawan si kuman. Semoga cepat sehat, cepat kuat, cepat waras.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s