Kata berantai


Pernah bermain bisikan beruntun?

Orang pertama membisikan satu kalimat pada orang kedua. Orang kedua membisikan kalimat yang ‘sama’ pada orang ketiga. Orang ketiga membisikan kalimat yang “sama” pada orang keempat. Rantai membisik kalimat yang sama terus dilakukan sampai pada orang ke 10. Ketika orang ke 10 dengan yakin meneriakan dengan lantang kalimat yang asalnya dari orang pertama, apa coba yang terjadi? Kalimat pertama berubah total.

Dan semua tertawa geli karena permainan yang lucu itu.

Sayangnya, hidup kan bukan permainan. Kita sering jadi pendengar yang merasa punya hak untuk meneruskan apa yang kita dengar pada orang lain. Dan tidak ada yang tertawa, ketika orang ke 100 meneriakan dengan lantang berita yang salah. Meneruskan apa yang kita dengar pada orang lain tanpa ijin adalah tidak lucu.

Yang ada perasaan sedih, marah, sakit hati, dan kecewa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s