Penyakit kok ngamuk


Teman yang baik,

pernah nggak kalian bertanya-tanya kenapa kebanyakan orang bule nggak suka duren? Atau, pernah nggak kalian bertanya-tanya kenapa kebanyakan dari kita nggak tahan mencium bau keju?

Beberapa tahun yang lalu saya menonton program tivi “Discovery” yang bilang: ternyata penciuman kita sudah berkolaborasi dengan budaya masing-masing. Sehingga ada bau-bau tertentu yang secara (hampir) seragam tidak disukai atau justru sangat disukai oleh masyarakat dari budaya tertentu.

Masih berkaitan dengan budaya, ada ‘penyakit-penyakit sosial’ yang hanya terjadi pada budaya tertentu (culture-bound syndromes).

Ada dua yang saya tahu khas penyakit sosialnya orang Asia: Mengamuk (Running Amok) dan Latah (yang ini khusus perempuan Asia, nah loh!). Mengamuk itu contohnya pengeroyokan massa. Yang penting ada yang teriak maling, terus ada orang nggebukin satu orang. Nggak pake tanya ba bi bu, langsung ikut gebuk, nendang, sikut. Ntar kalau udah selesai, kalau ditanya: “Kenapa sih?” – “Itu, maling!” – “Maling apaan?” – “Tauk!” – “Maling dimana?” – “Tauk!” – “Loh, gimana sih? Lu salah gebuk lagi! Itu yang lu gebukin yang dimalingin!” – “HAH? Masak sih? Abis yang lain juga pada gebukin sih!”

Kalau yang khas “barat” saya hanya tahu satu: mata jahat (bad eyes, sumpah deh – waktu dulu pertama denger saya kira badass) dari Yunani. Penyakit ini timbul setelah kita menatap mata orang yang kita percaya punya kekuatan setan/jahat. Gejalanya bisa mulai dari pusing-pusing sampai kematian (wadoh!).

Katanya sih, bulimia dan anorexia itu penyakit sosial yang hanya diderita oleh mereka yang berasal dari Amerika dan Inggris. Tapi, saya menemukan beberapa khasus bulimia dan anorexia yang penderitanya orang Asia. Lha! Jadi, sebenarnya – penyakit sosial ini semacam keinginan punya rambut blonde (atau mata biru) yang dimiliki oleh beberapa orang Asia. Eh, saya bercanda loh!

Beberapa ilmuwan dari jalur ilmu pasti (saya sebenarnya sebal menggunakan istilah ini, tapi apa boleh buat!) menolak penyakit berbasis budaya ini. Tetapi, ilmuwan sosial kebanyakan menerima dan meyakini. Saya termasuk golongan yang kedua. Ada penjelasan logisnya? Ada. Mau tau apa? Hubungi dokter Anda ya🙂

Penyakit sosial Anda apa? :p

Salam hangat.

Gambarnya saya ambil dari sini. Makasih ya.

2 thoughts on “Penyakit kok ngamuk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s