Gita dan Seharian di Sydney


Senang sekali kemarin menghabiskan waktu bersama Gita.

Kemarin agenda utama saya adalah ke Sydney untuk mengurus aplikasi visa ke Kanada. Jam 06.15 pagi saya sudah membangunkan Gita lalu naik taksi ke stasiun untuk naik kereta jam 07.10. Karena sampai stasiun 40 menit sebelum kereta datang, saya beli roti bakar isi daging asap dan keju dulu untuk sarapan Gita (Tapi ternyata hanya dimakan roti dan kejunya saja. Ah, payah).

Di kereta, Gita tidur lagi. Senang sekali melihat wajahnya ketika tidur. Damai.

Custom House Library
Kereta berhenti di Central, Sydney. Lalu saya naik kereta lain ke Circular Quay. Karena ada beberapa dokumen yang belum saya cetak, kami pergi ke Custom House Library – tepat di seberang stasiun kereta Circular Quay. Begitu masuk, wajah Gita langsung sumringah. Ada bagian lantai perpustakaan yang luasnya sekitar 3m x 5m yang ubinya terbuat dari kaca transparan. Dari balik ubin kaca, Gita bisa melihat maket kota Sydney (underfloor landmark models of Sydney Australia). Cantik sekali.

Bertanya pada petugas perpustakaan bagaimana cara mengakses internet dan mencetak dokumen, saya akhirnya membeli kartu akses internet seharga 1 AUD yang harus saya isi dengan sejumlah uang (menggunakan mesin pengisi uang di ruang internet). Karena saya bukan anggota perpustakaan, tarif menggunakan internet untuk saya adalah 2 AUD per tiga puluh menit. Biaya untuk mencetak dokumen dengan tinta hitam putih, kalau tidak salah per lembarnya 25 sen, untuk tinta berwarna lain lagi. Maaf, saya lupa.


Saya pinjam gambar dari L Plater. Terima kasih.


Saya pinjam gambarnya dari L Plater. Terima kasih.

Aplikasi visa
Setelah selesai mencetak dokumen, saya dan Gita berangkat ke konsulat jendral Kanada. Saya pikir semua sudah beres dan langsung bisa memasukan dokumen untuk menanti persetujuan. TIDAK. Urusan administrasi seperti ini selalu membuat saya kesal, terutama karena petugas tidak paham betul mengenai persyaratan. Misalnya, beberapa hari sebelumnya, dia meminta saya menyediakan aplikasi terpisah untuk Gita. Alasannya, karena Gita memegang passport sendiri. Berkali-kali saya bertanya apa benar begitu? Dia kekeh: YA.

Formulir 5257 ini formatnya pdf yang HARUS diisi langsung (tidak bisa diunduh). Ada tombol ‘VALIDASI’ pada formulir itu yang harus kita akses begitu selesai mengisi. Lalu, secara otomatis (dan tentu saja elektronik) formatnya akan memeriksa apakah semua data yang kita HARUS isi sudah benar dan lengkap. Kalau semua bagian sudah diisi dan benar, maka pada kotak validasi akan ada tulisan: YES. Artinya, kita bisa mencetak formulir itu. Nah, salah satu pertanyaan dalam formulir itu adalah: EMPLOYMENT. Logika saja, Gita kan umurnya baru tujuh tahun. Kerjanya apaan dong? Dari tahun berapa sampai tahun berapa, gaji berapa? Duh. Karena akhirnya saya kosongkan, formulir itu tidak bisa tervalidasi, artinya: tidak bisa dicetak.

Ketika saya kembali datang ke konsulat Kanada, petugas yang sama bilang: “Oiya, kamu harus ngeset supaya barcode-nya dihilangkan”. Ya ampun. Pingin saya grauk mukanya. Kesal sekali, karena hari itu adalah keempat kalinya saya datang ke Sydney hanya untuk memasukan formulir aplikasi visa. Dan, gagal lagi pulak. Setelah marah-marah sebentar (biar puas), akhhirnya saya putuskan untuk bersenang-senang (daripada marah-marah, capek).

Hal pertama yang saya dan Gita lakukan: makan siang. WOOO!!!

The Vintage – Nurses Walk
Restoran yang kami pilih adalah The Vintage. Kenapa? Karena mengakomodasi pilihan menu saya: kopi dan sarapan pagi (Smoked Salmon Caesar Salad) serta pilihan Gita: air putih dan makan siang (margarita pizza).


Menunya Gita, gambarnya saya pinjam dari cjg1. Terima kasih.


Menu saya. Bukan diambil dari The Vintage On The Rocks. Tapi bentuknya kurang lebih sama. Gambarnya saya pinjam dari Beatrice Tan. Terima kasih.

The Vintage ini ada di lorong (gang), di antara dua jalan besar Jalan George dan Jalan Harrington, semacam jalan buntu: Nurses Walk. Tepatnya di R2 Nurses Walk The Rocks, Sydney, NSW, Australia. The Rocks itu wilayahnya seputar Circular Quay. Sepertinya semacam ‘kota tua’ di Sydney karena bahkan di sepanjang Jalan George itu berdiri hotel tertua di Australia, kantor perusahaan air negara pertama dan rumah peristirahatan (cottage) tertua di Sydney. Jadi, iya. Daerahnya cantik sekali.


The Vintage On The Rocks. Saya dan Gita duduk di bagian luar, di meja yang menempel pada pagar coklat itu. Gambarnya saya pinjam dari Sydney Restaurant Guide. Terima kasih.


Saya pinjam gambarnya dari ulmer65. Terima kasih.

Circular Quay and Royal Copenhagen Es Krim
Sehabis makan siang *dan pagi*, saya dan Gita berjalan-jalan. Gita menunjukkan rumah peristirahatan (cottage) tertua di Circular Quay. Pantas senang, karena di dalamnya ada situs arkeologi. Beberapa waktu yang lalu, sekolah Gita mengajak anak-anak berjalan menyusuri The Rocks. Lalu, kami berjalan sepanjang Circular Quay, melihat orang berjalan-jalan (juga), makan siang (biasanya orang kantoran), jogging, foto-foto. Di sudut Circular Quay ada atraksi bermain alat musik Aborigin oleh dua orang artis. Di dekat dua artis itu bermain musik, ada kios Royal Copenhagen Es Krim. Hahaha (oh….). Setelah mengumpulkan uang receh-receh dan menghitung, Gita membeli Junior Single Devils Chocalte with cone (5 AUD). Kami lalu pindah duduk ke depan rumah makan cepat saji McDonnalds di seberang stasiun.


Kios Royal Copenhagen Ice Cream – gambarnya saya pinjam dari cruzinhard. Makasih ya.

Paddy Market – China Town Sydney dan Taman
Karena jadwal kereta masih agak lama, Gita dan saya memutuskan untuk berjalan kaki ke Paddy Market. WOH! Kami membeli sekilo kelengken (6 AUD) dan dua buah mangga (5 AUD). Setelah itu, kami jalan ke taman di depan stasiun. Gita bermain kodok lompat (dan makan permen dan kacang) dan saya tiduran di rumput sambil membaca buku.
Kurang dari 30 menit sebelum kereta datang, saya dan Gita kembali ke stasiun. Iya, Gita tidur sepanjang perjalanan pulang. Saya juga.

2 thoughts on “Gita dan Seharian di Sydney

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s