Tech-Food: Sirup Jambu Biji


Ini tentang teknologi pangan, saya tulis dengan istimewa (dan niat) untuk Asrofi.

Kalau urusan jambu klutuk yang bijinya merah, Tuhan memang maha (tidak) adil. Di beberapa tempat, seperti di Wollongong sini, jambu klutuk yang bijinya merah is once in a rainbow moon – alias hampir tidak mungkin. Sementara, di daerahnya Asrofi sana, di Kendal – kata Asrofi berlimpah ruah, sampai terbuang-buang. Duh.

Untuk Dik Asrofi, ini sekadar pengetahuan dasar teknologi pangan cara memanfaatkan ‘limpahan’ jambu klutuk yang bijinya merah – supaya kelebihan panen jambunya bisa dimanfaatkan dan tidak mubazir (dengan mengirimkan ke tempat saya, misalnya). Bahan tulisan saya ambil dari laman ini, laman itu, dan juga yang ini. Terimakasih ya untuk berbagi ilmu.

INI BAHANNYA

1. 5 kg buah jambu klutuk yang bijinya merah, yang cukup matang (tua, tidak terlalu matang) dan segar (jangan yang sudah mau busuk!)
2. 1 1/4 kg gula pasir
3. 3 gram/liter sari buah Asam sitrat
4. 1 gram/liter sari buah Natrium benzoat 1 gram
5. 20 gram garam dapur
6. Zat pewarna MAKANAN secukupnya.
7. Air secukupnya (untuk setiap 1 liter sari buah, dibutuhkan 3 liter air)

GINI CARA BUATNYA:

1. Jambu dicuci bersih
2. Potong buah menjadi 4 bagian;
3. Blender potongan buah untuk mendapatkan sari buah, jangan ditambah air ya waktu mem-blender. Takar berapa liter sari buah yang didapat, lalu tambahkan ukuran air yand sesuai dengan jumlah sari buah.
4. Tambah air, gula pasir, natrium benzoat, asam sitrat, zat pewarna MAKANAN dan garam dapur
5. Aduk sampai rata.
6. Rebus campuran ini sampai mendidih (suhu yang tepat untuk merebus campuran sari buah adalah 80-90 derajat celcius) dan mengental (sebaiknya terus diaduk-aduk agar tidak meluap).
7. Dalam keadaan panas, saring campuran dengan menggunakan kain saring (sebenarnya bahan kain saring terbaik adalah: stoking. Gunakan stoking yang baru!)
8. Setelah dingin segera masukkan dalam botol tutup erat (endapannya bisa langsung digunakan sebagai selai).
9. Botol disterilkan. Cara pasteurisasi botol bisa mengacu laman ini atau laman ini.

CATATAN
Sirup bisa bertahan selama 3 bulan.
Natrium benzoat adalah pengawet MAKANAN, jenis pengawet yang lain adalah Kalium Sorbat.
DISCLAIMER: Selalu gunakan pengawet makanan!!!
Q: Mengapa masih diperlukan zat pewarna?
A: Meski saat diblender dan disaring, didapatkan sari buah yang segar dan berwarna menarik, ternyata setelah direbus warnanya berubah menjadi pucat. Karenanya perlu ditambahkan zat pewarna secukupnya agar didapat warna yang menarik disesuaikan dengan jenis buah.
Q: Apakah harus ditambahkan zat pengawet?
A: Jika membuat sirup dalam jumlah banyak dan ingin bertahan lama, maka perlu zat pengawet.

Saya pinjam gambarnya dari sini.

2 thoughts on “Tech-Food: Sirup Jambu Biji

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s