z-o-m-b-i-e


Pernah tidak merasakan tersudut dari segala penjuru: kiri-kanan, depan-belakang, atas-bawah, diagonal? Sampai dadamu sesak? Sampai badanmu limbung? Sampai pikiranmu beku? Tapi di saat yang sama, kamu tahu semua harus (dipaksakan) berjalan: ada tugas yang harus diselesaikan, ada orang lain yang membutuhkan kamu, dan hidup (memang) terus berjalan. Dan kamu tahu, berbagi cerita soal itu semua hanya peringan sementara. Pada akhirnya, kamu tetap harus (menyelesaikan) sendiri. Dan diam adalah pilihan terbaik. Dan, begitulah. Semua terus berjalan, dengan hatimu yang mati rasa. Dan kamu hanya bisa mengeluhkan semua hal dan berharap banyak hal dalam doa-doamu di malam-malam yang hening, membiarkan dirimu menangis sampai kamu tertidur. Dan bangun di pagi hari, bersyukur bahwa kamu dimampukan melalui satu hari lagi. Lalu memulai harimu, berdoa dengan harapan baru untuk bisa melalui satu hari lagi.

“Apa boleh buat Tuhan, bila masa akan datang gelap adanya.
Kini, aku tidak bisa berdoa untuk esok hari.
Lindungilah hatiku hanya untuk hari ini, berilah aku hari ini perlindunganMu.
Berilah aku terang – hanya untuk hari ini saja”

7 thoughts on “z-o-m-b-i-e

  1. saya blm pernah mengalaminya sih..spt nya berat bngt yah..yuukk semangat..katakan terus dlm hati, pasti bisa melewati semua ini..smua akan indah pada waktunya..salam kenal ya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s