K-A-N-G-E-N


Sebenernya sepi. Tiap pagi, bangun yang dilihat pertama hanya dia. Tiap malam mau tidur yang dilihat terakhir hanya dia. Sarapan berdua. Main (kebanyakan berdua). Makan malam berdua. Nonton TV berdua. Kemana-mana berdua. Malam-malam sepi setelah dia tidur dan waktu belajar tiba. Kalau dia sudah tidur, nggak ada orang yang diajak ngobrol kalau sudah di dalam rumah. Kalau dia sudah tidur, nggak ada orang yang bisa dilihat lalu lalang dalam rumah. Kalau dia sudah tidur, cuma ada saya, IBMR51e, secangkir kopi dan buku-buku textbook.

Tapi ada Trish. Amelita. Albert. Liam. Eva. Eden. Jonno. Donna. Robyn. Christine. Martha. Indika. Imandi. Miguel.
Tapi ada Chai Coffee tiap pagi di kafe gang buntu, SWELL.
Tapi ada kantor dengan nomor 2081B dengan Ken dan Stephanie di dalamnya.
Tapi ada Philip Kitley dan Jason Willson yang selalu siap datang rapat mingguan.
Tapi ada tetangga yang tiap pagi batuk-batuk sambil ngerokok dan mabuk tiap akhir minggu di lantai bawah.
Tapi ada pantai utara yang enak buat dibuat jalan-jalan.
Tapi ada perpustakaan yang bukunya bagus-bagus dan siap dipinjam kapan saja.

Rasanya sudah waktunya pulang. Kangen.

6 thoughts on “K-A-N-G-E-N

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s