G-I-T-A-(N-J-A-L-I)


Bahkan sebelum saya berkehendak akan menikah, saya selalu memikirkan Gitanjali sebagai nama anak saya. Nama “Gitanjali” memang terdengar lebih cocok untuk diberikan pada anak perempuan, ya? * tidak pernah terpikir apakah kalau anak saya laki-laki tetap akan saya beri nama Gitanjali dan juga tidak pernah terpikir nama apa yang akan saya berikan kalau anak saya itu laki-laki*

Gitanjali adalah buku kumpulan puisi yang ditulis Rabindranath Tagore tahun 1910 dalam bahasa Bengali. Gitanjali (Gitanjoli) berasal dari kata Git dan Anjali (atau Anjoli). Git artinya lagu dan Anjali (atau Anjoli) artinya persembahan. Gitanjali artinya “prayer offering of songs”, bukan lagu yang dipersembahkan secara sembarangan – tapi lagu yang dipersembahkan secara sakral dalam doa.

Tiap puisi dalam buku itu adalah doa saya untuk Gitanjali, putri saya. Makanya, daripada mendoakan dia secara panjang lebar – saya memilih untuk menamai dia: Gitanjali – sebuah doa *yang amat panjang hahaha*

Where the mind is without fear and the head is held high/Where knowledge is free/Where the world has not been broken up into fragments by narrow domestic walls/Where words come out from the depth of truth/Where tireless striving stretches its arms towards perfection/Where the clear stream of reason has not lost its way into the dreary desert sand of dead habit/Where the mind is led forward by thee into ever-widening thought and action/Into that heaven of freedom, my Father, let my country awake.

This is my prayer to thee, my lord—strike, strike at the root of penury in my heart/Give me the strength lightly to bear my joys and sorrows/Give me the strength to make my love fruitful in service/Give me the strength never to disown the poor or bend my knees before insolent might/Give me the strength to raise my mind high above daily trifles/And give me the strength to surrender my strength to thy will with love.

[semoga jiwanya tanpa takut dan kepalanya berdiri tegak/semoga pengetahuannya bebas merdeka/semoga dunianya tidak akan pernah bubar ke dalam pecahan tembok-tembok domestik yang dangkal/semoga kata-katanya keluar dari kebenaran sejati/semoga perjuangannya tiada kenal untuk sebuah kesempurnaan/semoga nalarnya mengalir tajam dan lugas dan tidak kehilangan arah di padang pasir kebiasaan yang mematikan/semoga jiwanya dipimpin maju oleh yang kuasa pada pemikiran dan semoga tindakannya maha luas pada surga kebebasan]

[ini doaku padamu Tuhan, menyuarakan kekosongan dalam hatiku/beri aku/kekuatan menanggung bahagia dan derita dengan enteng/kekuatan membuahkan cinta kasih/kekuatan untuk tidak menyangkal orang miskin/kekuatan untuk tidak menghormati yang biadab/kekuatan untuk mensyukuri hal-hal kecil/kekuatan untuk memasrahkan kekuatanku pada kehendakmu dengan cinta]

Kamu adalah belahan jiwaku. Kamu adalah sahabatku. Aku mencintaimu, Nak. Dalam setiap tarikan nafas. Dalam setiap kedipan mata. Terimakasih karena sudah memilihku menjadi ibumu. Semoga bagimu aku adalah kenyamanan. Aku cinta padamu.

8 thoughts on “G-I-T-A-(N-J-A-L-I)

  1. hooh. bang kopril
    ujug ujug kok lagune
    love is a simple thing..nananana
    bagus

    gita selalu didoakan… eh gita yg didoakan… bukan bukan… doa untuk gita yang panjang…
    ah mbuh ah…

    hehehe salam buat dek gita ya mba tit tut

  2. gita is such a lucky daughter..hehe.mbak titut kapan selesai s3 nya?biar dosen kom tambah rame.hehe
    oh ya,love is a simple thing nya siapa yg nyanyi ya?aku cari di mp3 raid nya tp ga ada.T_T

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s