Kemarin, Polisi nurut aja sama FPI untuk membatalkan konser Lady Ga Ga. Katanya Lady Ga Ga beraliran sesat karena memuja Lucifer (?).
Hari ini, denger lagi. Film Soegija ditolak, nanti mungkin juga akan dicekal. Katanya karena SARA. SARA karena Soegija tadinya beragama A, terus pindah ke agama B. Jadinya SARA.
Ingat, kapan itu rok mini pantang dipakai ketika masuk gedung DPR (tapi yang didalam gedung nonton film porno?), katanya karena tidak sopan (tidur ketika orang lain berbicara, emangnya sopan? Pergi ke luar negeri dengan alasan studi banding – lalu pakai uang rakyat, sampai di luar negeri hanya belanja. Emangnya sopan?)
Tau tidak. Semua yang kamu liat kotor. Pohon. Rumah. Sepeda. Mobil. Orang-orang. Semua. Kamu lalu marah-marah, memaki mereka yang kamu liat, karena kamu liat mereka kotor. Lalu, kamu bilang sama anak-anakmu: mereka itu orang-orang yang kotor.
Kamu bilang sama isteri/suamimu: mereka itu jangan ditemenin, karena kotor.Dan kamu mengajak anak, isteri, suami, bapak dan ibu, sanak keluarga dan semua yang ada bersama kamu untuk melihat dari tempat kamu melihat. Dan mereka sepakat: iya, bener. Pohon. Rumah. Sepeda. Mobil. Orang-orang. Semua. Semua kotor.
Tau tidak. Orang-orang yang ada di dalam rumah, naik sepeda, naik mobil dan burung-burung yang nangkrin di pohon. Semua. Semua. Semua berpikir: jendela rumahmu kotor sekali. Berdebu. Mereka membatin: kapan sih kamu akan mencuci jendelamu? Supaya, kamu bisa melihat dengan lebih jelas, dengan lebih jernih. Mereka semua, kasihan padamu.
Tapi kamu, dari dalam – selalu memaki mereka. Ngatain mereka: kotor.
Sebelum bilang yang kamu lihat itu kotor, cuci dulu jendelamu. Supaya bersih. Supaya sudut pandangmu lebih jernih.